LITHIUM, Racikan Jokowi buat Indonesia & Pengaruhnya di mata Dunia
Oleh: Rudy Soekarno
Sang penguasa dunia sedang sakit. Tubuh tambunnya kini terlihat lemah dan bergerak sangat lamban. AS negara adidaya itu jatuh dan terjerembab dengan luka paling parah dan jumlah korban meninggal paling memilukan di negara tersebut.
AS sedang terpuruk. Tertatih-tatih sang jagoan no 1 dunia itu mencoba bangkit, namun beban tambun tubuh dan banyaknya luka membuat dia hanya mampu terduduk lesu.
Mungkinkah kepemimpinan dunia sedang beralih?
Dolar AS sampai hari ini masih menjadi mata uang dunia. Salah jalan dolar dalam pengembaraanya telah membuatnya bukan lagi menjadi alat tukar, dolar telah berubah menjadi komoditas. Komoditas yang berbentuk uang. Sehatkah orang memiliki wajah ganda?
Siapa menguasai minyak adalah siapa yang memiliki dunia, itu adalah moto AS dan para kapitalis yang berdiri dibelakangnya. Namun minyakpun telah salah jalan, dia membunuh terlalu banyak manusia dan merusak alam.
Dua kekuasaan besar tersebut kini sedang sekarat dan menunggu ajalnya. Seperti baju zirah, pelindung itu kini justru membebaninya.
Dolar yang sudah sejak 50 tahun lalu berjalan pada arah yang salah sedang menunggu saat jatuhnya. Tak ada lagi underlaying dalam bentuk emas atau apapun dalam pencetakannya.
Disisi lain, uang elektronik China yang memakai underlaying emas sudah mulai beredar. Dengan kekuatan ekonomi China yang sangat spektakuler dan menguasai seluruh perdagangan dunia, jelas sudah, ini adalah ancaman. Hanya masalah waktu saja dolar akan meredup.
Dimulai dengan Kesepakatan Iklim Paris 2015 pengurangan pemakaian Bahan Bakar Minyak terjadi dimana-mana. Mereka melirik pada tekhnologi Lithium.
Lithium, sang takdir pembunuh minyak sudah tumbuh makin dewasa. Periode dan kejayaan minyak sedang terus digerogoti oleh hadirnya sang penyimpan energi yang jauh lebih bersih dan terbarukan.
Mata dunia, terutama generasi milenial yang sebentar lagi menguasai panggung politik dan disisi lain sebagai kaum yang sangat peduli dengan lingkungan sedang menengok kesana.
Lithium adalah masa depan, Lithium adalah baterai, dan Lithium adalah Indonesia.
Lho koq???
Ingat Uni Eropa menggugat Indonesia di WTO beberapa waktu silam? Ingat Uni Eropa memboikot sawit kita?
Saat digugat di WTO karena kebijakan tak lagi mengijinkan ekspor nikel dalam bentuk ore Jokowi dengan Pe-De nya bilang " SIAPKAN LAWYER TERBAIK..!!" Dan saat sawit di boikot, dengan ekspresi muka ngenyek dia bilang " GAK MAU YA SUDAH..,SAYA KONSUMSI SENDIRI.." dan..., Eropa kaget karena dari Indonesia langsung muncul disel B30.
Saat ini, infrastruktur kita di Morowali sudah sangat siap. Disana sudah ada Kawasan Industri Morowali dan di Virtue Dragon, Weda Bay. Disana juga sudah terbangun politeknik bagi siapnya masyarakat lokal menerima alih tehnologi tinggi dalam bidang baterai.
Lho koq baterai?
Lithium adalah baterai, dan lithium adalah tentang nikel sebagai bahan bakunya. Disana, di Morowali Sulewesi Tengah bahan baku nikel terhampar sangat luas, dan itu adalah masa depan yang sedang menanti kita.
Seluruh mata dunia sedang mengarah kesana, dimana masa depan gemilang Indonesia ada pada jalur yang tepat. Jalur trend dunia dengan tehnologi hijaunya.
Kenapa harus dengan China?
Ingat isu pekerja China yang menjadi senjata bombastis lawan politik Jokowi saat pemilu tahun lalu? Disinilah, di Morowali diisukan ada ribuan pekerja China.
Lithium adalah apa yang juga menjadi senjata unggulan China dalam melawan dominasi minyak AS. Dengan lithium China mampu membuat dunia sedikit demi sedikit meninggalkan minyak.
Karena lithium adalah unggulan China, maka belajar tehnologi lithium tentu harus dengan China. Itu sesuatu yang sangat logis, bukan masalah komunis dan demokrasi.
Pernah dengar Mercedes dan Tesla? Keduanya ada dibelakang China dalam tehnologi baterai ini. Dua raksasa industri terdepan dalam pengembangan baterai.
Ya.., dapat ditebak dengan mudah, mereka yang sibuk berteriak China, China dan China tentu sangat terkait erat pada siapa yang akan dirugikan dengan terbangunnya industri baterai di Indonesia.
Mungkinkah suatu saat nanti kita akan menjadi pusat baterai dunia?
Morowali sedang diarahkan menjadi penghasil baterai mobil terbesar di dunia. Komponen baterai pada mobil elektrik adalah mencakup 40% dari keseluruhan produk itu, maka demi efisiensi, tentu itu sangat logis.
Sangat logis bila industi dan produksi mobil elektrik akan memilih Indonesia menjadi pusat produksinya. Ini adalah soal bisnis dan bisnis tak kenal kewarganegaraan.
Kini menjadi semakin jelas kenapa Indonesia menjadi satu dari tiga negara kelompok G 20 yang akan leading. Lima tahun pertamanya Jokowi benar telah membuat semua infrastruktur bagi kemajuan negara ini tersusun rapi dan jelas.
Kepercayaan investor terlihat dengan jelas saat nilai tukar rupiah semakin hari semakin kuat akibat penilaian asing terhadap bagaimana pemerintah mengendalikan bencana Covid 19 ini.
Global Bond yang diinisiasi oleh Indonesia, kini menjadi alternatif smart bagi banyak negara lain didunia untuk keluar dari jerat ekonomi yang pasti merosot. Arab Saudi dan negara Teluk telah mengikuti jejak Indonesia.
Arah sudah jelas, peminat sudah ngantri, apakah kita benar-benar akan leading, tentu hal itu juga tergantung dari seluruh rakyat Indonesia.
Dominasi AS atas dunia tak mungkin akan dilepas begitu saja. Semua kekacauan dan kericuhan akan semakin intens saat perang posisi ini makin mendekati puncak.
Lantas apa yang harus kita lakukan?
Teriakan China, China dan China akan semakin masif dan kita tahu siapa dibalik teriakan tersebut. Kita tahu siapa yang akan main kasar ketika pertandingan hampir usai.
Mereka yang kalah dan tak tau harus berbuat apa selain marah dan marah adalah mereka yang harus kita hadapi. Mereka adalah orang orang yang tak mengerti dan tak memiliki rasa cinta tanah air.
Perkembangan luar biasa atas kepemimpinan Jokowi telah mulai tampak. Baru terjadi BUMN kita telah menggeser posisi Malaysia dan Singapura dalam hal keuntungan sejak tahun 1998.
Baru terjadi Free Port memberikan keuntungan signifikan terhadap Indonesia dari sejak awal dikuasai oleh AS.
Baru kali ini Indonesia masuk menjadi kelompok dengan GDP 1 triliun dolar sejajar dengan beberapa negara maju didunia.
Siapa menguasai minyak akan menguasai dunia adalah cerita masa lalu. Kini, siapa menguasai nikel, dialah pemilik masa depan dunia, dan itu adalah kita.
Ingat AS dengan jumlah penduduk dan luas wilayah yang gak jauh-jauh amat dengan Indonesia mampu menjadi raja dunia lebih dari 50 tahun karena dominasi minyak.
Dengan dominasi nikel kesempatan menjadi pemilik masa depan dunia kini terbuka semakin lebar. Dengan memilih nikel sebagai ujung tombak kemajuan tehnologi dan mendorong Indonesia sebagai basis mobil listrik dunia, potensi menjadi salah satu pemimpin dunia tersebut, semakin mendekati kenyataan.
Dunia sebagai Gadget secara bersama sedang di restart, dan kabar bagusnya, kita menyala paling cepat. Apakah sang operator mampu membuat gadget ini menjadi makin dan semakin hebat, tentu itulah yang menjadi harapan kita.
#indonesiahebat
#indonesiamaju
#indonesiajaya
#indonesiaraya
Sabtu, 25 April 2020
Membedakan antara Mudik dengan pulang kampung bukan dari makna nya tapi untuk membedakan tujuannya
Strategi senyap
Apapun pengertian istilah yg di ributkan dan diketawakan orang, bagi saya Jokowi itu luar biasa, melakukan penuh ketelitian dan penuh strategi, dan telah berhasil menyelesaikan salah satu tekanan yg harus di hadapi kota besar seperti Jakarta.
Dan dapat di lepas dan longgarkan satu persatu tekanan masalah sosial yg mungkin muncul sebagai ekses wabah corona dengan tidak terjebak dalam kondisi bencana wabah berkembang jadi bencana kekacauan, dan timbulnya masalah sosial yg menghantui karena masalah wabah yg tidak selesai dalam hitungan hari atau minggu, tapi akan panjang..
Pemerintah telah bekerja dengan teliti dengan jeli mengindentifikasi dengan tepat prilaku orang yg akan mudik atau pulang kampung menjelang mendekati musim tahunan mudik idul fitri..
Dan membuat pembedaan.
Ada jenis orang-orang yg mampu pulang ke kampung akan mampu tinggal lama dikampung, karena punya rumah atau keluarga/famili dikampung untuk numpang hidup.
Dan jika ia tetap di kota kena pembatasan dalam waktu lama dan akan tak ada biaya hidup dan juga ada kemungkinan besar tak terurus dengan baik oleh pemerintah setempat.
Dan ini bisa berkembang menjadi masalah sosial karena tidak ada kerjaan dan pendapatan di Jakarta atau telah alami PHK, dan yg terpaksa harus pulang kampung utk bertahan hidup, di kampung masih ada rumah dan bisa bertahan hidup lama di kampung..
Utk kelompok ini telah secara alamiah di biarkan kembali ke kampung dimasa-masa sebelum memasuki musim mudik utk mengurangi tekanan masalah sosial di Jakarta dan kota besar lainnya karena kekurangan biaya hidup dan efek lainnya..
Dan pulang kampung yg tidak dalam arus massa yg besar dan masih bisa di pantau dan terkontrol dapat dilakukan protokol kesehatan oleh pemerintah daerah masing2 dengan baik.
Karena pulang kampung jenis ini pasti masuk kategori bisa lama dan tentu bisa dilakukan protokol kesehatan isolasi mandiri di kampung selama 14 hari baru boleh bebas.
Utk memudahkan komunikasikan jenis kelompok ini presiden memakai istilah "pulang kampung"
Dengan adanya indentifikasi ini, pemerintahan tidak buru-buru melakukan kebijakan larangan mudik, dan tapi hanya menghingbau tidak mudik, dengan demikian yg masih bisa bertahan akan bertahan, yg sudah tidak mampu akan ambil keputusan pulang kampung dan ini memang sengaja di biarkan terjadi, tentu dengan persiapan pemda daerah wajib melakukan protokol kesehatan.
Sedangkan kalau sudah sampai pada terjadi mudik pulang massal, yg mana sifat mudik diistilahkan hanya pulang hitungan hari, ini tidak dapat di lakukan protokol karantina dan tidak akan terkontrol
Dengan kebijakan membedakan ini dan dengan penanganan yg baik di daerah, akan punya manfaat mencegah ekses kematian konyol karena kerusuhan masalah sosial di kota besar, dan merembet kemana mana, sedangkan yg pulang kampung dapat selamat dalam kesederhanaan kehidupan dikampung melewati masa sulit ini..
Dan sekaligus mengurangi beban kota besar tidak menanggung beban yg besar dan lebih bisa konsentrasi hadapi masalah penanganan wabah korona.
Karena ini bukan masalah yg bisa selesai hitungan hari atau minggu, ibi bisa berbulan-bulan hingga tahun..
Sedangkan jenis lain yg tinggal permanen di Jakarta atau kota besar dan yg punya pekerja tetap akan mudah bertahan hidup tetap di rumah..
Jenis kelompok ini yg bisa yg harus di larang melakukan mudik, yg bersifat kunjungan ke kampung halaman masing-masing hanya utk kepentingan silaturahmi dgn orang tua, kangen atau kunjungan yg masih dapat ditahan atau ditiadakan..
Kolompok ini kalau pulang kampung diistilahkan sebagai "mudik".
Penggunaan perbedaan istilah ini utk kepentingan membedakan dua kondisi yg berbeda utk dilakukan kebijakan yg berbeda utk kepentingan menjaga banyak sisi kehidupan yg komplek yg harus dijaga, bukan sekedar masalah penyakit aja yg dijaga
Maka setelah dibiarkan terjadi pulang kampung yg tidak masif, tapi di bawah kendali himbauan tidak mudik atau pulang kampung, selanjutnya mendekati masa mudik pemerintah dengan tegas melarang pola pulang kampung yg sifatnya kunjungan waktu lebih pendek.
Istilah pulang kampung atau mudik hanya terminasi yg gunakan pemerintah dalam membedakan dua kelompok ini..
Dan yg dianggap jenis "Pulang kampung" telah selesai terjadi secara alamiah, selanjutnya semua kejadian pulang kampung atau mudik untuk istilah pemakaian umum tidak ada perbedaan lagi, semua dianggap jenis mudik dan dilarang dengan kebijakan yg menyertai.
Mengerti atau tidak mau mengerti ya tak apa apa, meributkan istilahnya tidak ada gunanya..
proses pelepasan tekanan dan resiko sosial telah dilakukan utk kepentinga keseimbangan..
Tindakan perbuatan itu sudah terlaksana , itulah yg penting...
Salut sama Jokowi yg berpikir detail, luas dan panjang kedepan dan dapat seimbangkan begitu banyak sisi masalah dan dijaga dalam keseimbangan dan diselesaikan dengan tenang.
Pemerintah yg baik selalu memperhatikan dan mempertimbangkan banyak sisi kepentingan dan banyak sudut masalah yg bisa timbul utk diseimbangkan utk kepentingan yg lebih besar
Bukan sekedar popular dan kepentingan sesaat
Sedangkan tugas reporter Najwa Sihab adalah tugasnya mengejar jawaban sesuai kepentingan narasi yg hendak di capai..
Yg saat itu di masyarakat umum lagi terjebak hanya pada ketakutan sisi isu virus menyebar ke daerah, tidak terpikirkan sisi lain yg lebih detail yg juga harus dijaga dan di lakukan pemerintah.
Dan Najwa Sihab juga terjebak disana, dan banyak orang juga terjebak disana, saya juga terjebak disana bertanya-tanya..
Dan Najwa Sihab belum bisa cepat menangkap maksud tindakan pemerintah ini, ini sudah soal ranah tindakan sudah terjadi.
Najwa Sihab hanya mengejar jawaban yg sudah di kunci pada satu sudut pandang aja, pada sisi efek penyebaran penyakit ke daerah, dan tidak terpikirkan olehnya ada sisi lain yg harus dijaga dan diperhatikan..
Maka Jokowi dalam menjawab pertanyaan Najwa Sihab..
Yg narasinya kenapa pemerintah terlambat atau belum juga lakukan kebijakan larangan mudik sedangkan fakta dilapangan sudah terjadi banyak yg pulang kampung, terus mengejar kearah tujuan narasi pertanyaan sudah terlambat dan penyakit sudah menyebar mengikuti mudik yg terlambat di larang.
Sebenar apa yg hendak dijelaskan adanya strategi senyap yg dilematik utk dijelaskan..
Jokowi nampaknya berniat baik hendak memberi penjelasan utk memberikan pengertian pada Najwa Sihab, sebenar yg telah terjadi dan yg belum dilarang itu adalah pola pulang kampung yg oleh pemerintah digunakan terminasi "pulang kampung" agar ada perbedaan dalam memahami, dan pulang kampung jenis ini dibiarkan terjadi alamiah dengan maksud mendapatkan sisi manfaatnya diantara mudaratnya yg bisa diantipasi..
Namun nampaknya Najwa Sihab kali ini kurang tanggap dan cerdas, hingga memberi reaksi pertanyaan yg justru mengaburkan penjelasan yg hendak dijelaskan oleh pemerintah.
Ngerti, atau tidak ngerti istilahnya itu hanya masalah terminologi pemerintah dan sebenarnya tidak penting lagi, tindakan strategi sudah terjadi dan terus berlanjut , tidak akan pengaruhi apapun terhadap kebijakan larangan mudik yg baru diberlakukan dimasa mendekatii musim mudik massal.
Strategi senyap tetap berjalan..
Terimakasih Pak Presiden...artikel dari dewa aruna
Apapun pengertian istilah yg di ributkan dan diketawakan orang, bagi saya Jokowi itu luar biasa, melakukan penuh ketelitian dan penuh strategi, dan telah berhasil menyelesaikan salah satu tekanan yg harus di hadapi kota besar seperti Jakarta.
Dan dapat di lepas dan longgarkan satu persatu tekanan masalah sosial yg mungkin muncul sebagai ekses wabah corona dengan tidak terjebak dalam kondisi bencana wabah berkembang jadi bencana kekacauan, dan timbulnya masalah sosial yg menghantui karena masalah wabah yg tidak selesai dalam hitungan hari atau minggu, tapi akan panjang..
Pemerintah telah bekerja dengan teliti dengan jeli mengindentifikasi dengan tepat prilaku orang yg akan mudik atau pulang kampung menjelang mendekati musim tahunan mudik idul fitri..
Dan membuat pembedaan.
Ada jenis orang-orang yg mampu pulang ke kampung akan mampu tinggal lama dikampung, karena punya rumah atau keluarga/famili dikampung untuk numpang hidup.
Dan jika ia tetap di kota kena pembatasan dalam waktu lama dan akan tak ada biaya hidup dan juga ada kemungkinan besar tak terurus dengan baik oleh pemerintah setempat.
Dan ini bisa berkembang menjadi masalah sosial karena tidak ada kerjaan dan pendapatan di Jakarta atau telah alami PHK, dan yg terpaksa harus pulang kampung utk bertahan hidup, di kampung masih ada rumah dan bisa bertahan hidup lama di kampung..
Utk kelompok ini telah secara alamiah di biarkan kembali ke kampung dimasa-masa sebelum memasuki musim mudik utk mengurangi tekanan masalah sosial di Jakarta dan kota besar lainnya karena kekurangan biaya hidup dan efek lainnya..
Dan pulang kampung yg tidak dalam arus massa yg besar dan masih bisa di pantau dan terkontrol dapat dilakukan protokol kesehatan oleh pemerintah daerah masing2 dengan baik.
Karena pulang kampung jenis ini pasti masuk kategori bisa lama dan tentu bisa dilakukan protokol kesehatan isolasi mandiri di kampung selama 14 hari baru boleh bebas.
Utk memudahkan komunikasikan jenis kelompok ini presiden memakai istilah "pulang kampung"
Dengan adanya indentifikasi ini, pemerintahan tidak buru-buru melakukan kebijakan larangan mudik, dan tapi hanya menghingbau tidak mudik, dengan demikian yg masih bisa bertahan akan bertahan, yg sudah tidak mampu akan ambil keputusan pulang kampung dan ini memang sengaja di biarkan terjadi, tentu dengan persiapan pemda daerah wajib melakukan protokol kesehatan.
Sedangkan kalau sudah sampai pada terjadi mudik pulang massal, yg mana sifat mudik diistilahkan hanya pulang hitungan hari, ini tidak dapat di lakukan protokol karantina dan tidak akan terkontrol
Dengan kebijakan membedakan ini dan dengan penanganan yg baik di daerah, akan punya manfaat mencegah ekses kematian konyol karena kerusuhan masalah sosial di kota besar, dan merembet kemana mana, sedangkan yg pulang kampung dapat selamat dalam kesederhanaan kehidupan dikampung melewati masa sulit ini..
Dan sekaligus mengurangi beban kota besar tidak menanggung beban yg besar dan lebih bisa konsentrasi hadapi masalah penanganan wabah korona.
Karena ini bukan masalah yg bisa selesai hitungan hari atau minggu, ibi bisa berbulan-bulan hingga tahun..
Sedangkan jenis lain yg tinggal permanen di Jakarta atau kota besar dan yg punya pekerja tetap akan mudah bertahan hidup tetap di rumah..
Jenis kelompok ini yg bisa yg harus di larang melakukan mudik, yg bersifat kunjungan ke kampung halaman masing-masing hanya utk kepentingan silaturahmi dgn orang tua, kangen atau kunjungan yg masih dapat ditahan atau ditiadakan..
Kolompok ini kalau pulang kampung diistilahkan sebagai "mudik".
Penggunaan perbedaan istilah ini utk kepentingan membedakan dua kondisi yg berbeda utk dilakukan kebijakan yg berbeda utk kepentingan menjaga banyak sisi kehidupan yg komplek yg harus dijaga, bukan sekedar masalah penyakit aja yg dijaga
Maka setelah dibiarkan terjadi pulang kampung yg tidak masif, tapi di bawah kendali himbauan tidak mudik atau pulang kampung, selanjutnya mendekati masa mudik pemerintah dengan tegas melarang pola pulang kampung yg sifatnya kunjungan waktu lebih pendek.
Istilah pulang kampung atau mudik hanya terminasi yg gunakan pemerintah dalam membedakan dua kelompok ini..
Dan yg dianggap jenis "Pulang kampung" telah selesai terjadi secara alamiah, selanjutnya semua kejadian pulang kampung atau mudik untuk istilah pemakaian umum tidak ada perbedaan lagi, semua dianggap jenis mudik dan dilarang dengan kebijakan yg menyertai.
Mengerti atau tidak mau mengerti ya tak apa apa, meributkan istilahnya tidak ada gunanya..
proses pelepasan tekanan dan resiko sosial telah dilakukan utk kepentinga keseimbangan..
Tindakan perbuatan itu sudah terlaksana , itulah yg penting...
Salut sama Jokowi yg berpikir detail, luas dan panjang kedepan dan dapat seimbangkan begitu banyak sisi masalah dan dijaga dalam keseimbangan dan diselesaikan dengan tenang.
Pemerintah yg baik selalu memperhatikan dan mempertimbangkan banyak sisi kepentingan dan banyak sudut masalah yg bisa timbul utk diseimbangkan utk kepentingan yg lebih besar
Bukan sekedar popular dan kepentingan sesaat
Sedangkan tugas reporter Najwa Sihab adalah tugasnya mengejar jawaban sesuai kepentingan narasi yg hendak di capai..
Yg saat itu di masyarakat umum lagi terjebak hanya pada ketakutan sisi isu virus menyebar ke daerah, tidak terpikirkan sisi lain yg lebih detail yg juga harus dijaga dan di lakukan pemerintah.
Dan Najwa Sihab juga terjebak disana, dan banyak orang juga terjebak disana, saya juga terjebak disana bertanya-tanya..
Dan Najwa Sihab belum bisa cepat menangkap maksud tindakan pemerintah ini, ini sudah soal ranah tindakan sudah terjadi.
Najwa Sihab hanya mengejar jawaban yg sudah di kunci pada satu sudut pandang aja, pada sisi efek penyebaran penyakit ke daerah, dan tidak terpikirkan olehnya ada sisi lain yg harus dijaga dan diperhatikan..
Maka Jokowi dalam menjawab pertanyaan Najwa Sihab..
Yg narasinya kenapa pemerintah terlambat atau belum juga lakukan kebijakan larangan mudik sedangkan fakta dilapangan sudah terjadi banyak yg pulang kampung, terus mengejar kearah tujuan narasi pertanyaan sudah terlambat dan penyakit sudah menyebar mengikuti mudik yg terlambat di larang.
Sebenar apa yg hendak dijelaskan adanya strategi senyap yg dilematik utk dijelaskan..
Jokowi nampaknya berniat baik hendak memberi penjelasan utk memberikan pengertian pada Najwa Sihab, sebenar yg telah terjadi dan yg belum dilarang itu adalah pola pulang kampung yg oleh pemerintah digunakan terminasi "pulang kampung" agar ada perbedaan dalam memahami, dan pulang kampung jenis ini dibiarkan terjadi alamiah dengan maksud mendapatkan sisi manfaatnya diantara mudaratnya yg bisa diantipasi..
Namun nampaknya Najwa Sihab kali ini kurang tanggap dan cerdas, hingga memberi reaksi pertanyaan yg justru mengaburkan penjelasan yg hendak dijelaskan oleh pemerintah.
Ngerti, atau tidak ngerti istilahnya itu hanya masalah terminologi pemerintah dan sebenarnya tidak penting lagi, tindakan strategi sudah terjadi dan terus berlanjut , tidak akan pengaruhi apapun terhadap kebijakan larangan mudik yg baru diberlakukan dimasa mendekatii musim mudik massal.
Strategi senyap tetap berjalan..
Terimakasih Pak Presiden...artikel dari dewa aruna
Sabtu, 11 April 2020
CARA MENDAPATKAN KARTU PRAKERJA
Begini Cara Daftar Kartu Prakerja yang Dapat Rp3,5 Juta/Bulan
Okezone | 13 hours ago
JAKARTA - Program Kartu Prakerja selain diciptakan untuk pengembangan potensi kerja juga diarahkan untuk mengurangi dampak ekonomi bagi orang yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau dirumahkan akibat pandemi virus corona atau coronavirus (Covid-19).
Pemerintah telah menyiapkan Rp20 triliun untuk program ini untuk total 6 juta pekerja di tahun 2020 ini yang terdiri dari 5,6 juta peserta untuk korban PHK dan sektor informal yang kesulitan bekerja karena Covid-19-19 dan tambahan skema lainnya yang dilakukan oleh BPJS-Tenaga Kerja (BPJS-TK) sekitar 400.000 pekerja.
Lalu bagaimana cara mendaftar Kartu Prakerja ini? Berikut caranya seperti dilansir laman Kemenkeu, Jakarta, Sabtu (11/4/2020).
Untuk mendapatkan kartu Prakerja, peserta diminta untuk menyampaikan data secara online yang sudah disiapkan oleh Project Management Office (PMO).
Setelah itu, data akan diverifikasi oleh PMO. Kemudian insentif akan dilaunching dan dilakukan oleh PMO. Selain itu, pekerja yang sudah ikut dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) yang terkena PHK juga akan dibantu oleh BPJS-TK.
Pelatihan disampaikan dengan 2 pilihan yaitu secara online dan tatap muka dan penyedia bisa dipilih dari pihak swasta atau pemerintah.
Penerima manfaat dari kartu Prakerja ditujukan untuk pencari kerja yaitu Warga Negara Indonesia dengan minimal usia 18 tahun, dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.
Peserta akan mendapatkan biaya pelatihan Rp1 juta untuk pelatihan online. Kemudian, sambil mereka melakukan pelatihan untuk menaikkan skilling dan reskillingnya mereka akan mendapatkan manfaat juga dalam bentuk insentif bantuan dana Rp600.000 perbulan untuk 4 bulan dan survei Rp50.000 untuk 3 kali survei. Insentif dan survei akan diberikan setelah program berakhir. Survei dilakukan untuk mengevaluasi efektifitas pelatihan.
Sebelumnya, Direktur Komunikasi Program Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky mengatakan, peluncuran programm kartu prakerja akan dilakukan pada hari ini.
Kartu Prakerja ini akan menjadi program bantuan bagi mereka yang kehilangan pekerjaan atau mengalami penurunan pendapatan akibat pandemic COVID-19. Program Kartu Prakerja akan membuka pendaftaran dengan kuota untuk 164 ribu orang per-minggunya, untuk menyasar sekitar 5,6 juta pendaftar selama tahun 2020.
"Kami mengajak masyarakat untuk menyiapkan informasi seperti data diri, NIK, no HP, email dan sebagainya agar dapat sukses mendaftar di situs resmi (prakerja.go.id) tanggal 11 April,” kata Panji.
Sebelumnya, Direktur Komunikasi Program Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky mengatakan, peluncuran programm kartu prakerja akan dilakukan pada hari ini.
Kartu Prakerja ini akan menjadi program bantuan bagi mereka yang kehilangan pekerjaan atau mengalami penurunan pendapatan akibat pandemic COVID-19. Program Kartu Prakerja akan membuka pendaftaran dengan kuota untuk 164 ribu orang per-minggunya, untuk menyasar sekitar 5,6 juta pendaftar selama tahun 2020.
"Kami mengajak masyarakat untuk menyiapkan informasi seperti data diri, NIK, no HP, email dan sebagainya agar dapat sukses mendaftar di situs resmi (prakerja.go.id) tanggal 11 April,” kata Panji.
Senin, 23 Maret 2020
GUBURNUR JAWA TENGAH MEMANG YES.
APD Langka, Jateng Berhasil Produksi Sendiri
Persoalan minimnya Alat Pelindung Diri (APD) yang dipakai khusus para tenaga medis untuk menangani pasien corona berhasil diatasi Jawa Tengah. Dengan kreasi dan inovasi, Jateng mampu memproduksi APD sendiri untuk memenuhi kebutuhan seluruh rumah sakit.
APD tersebut diproduksi oleh RSUD Moewardi Solo. Menggunakan bahan standar pabrikan yakni Polypropylene Spundbound, RSUD Moewardi mampu memproduksi 200-250 APD yang dapat digunakan untuk para tenaga medis merawat pasien corona.
"APD ini sulit dicari, bahkan di beberapa daerah ada yang teriak-teriak kekurangan APD sampai pakai mantel. Kami kemudian berinovasi mencari bahan seperti yang dibuat pabrikan. RSUD Moewardi berhasil membuat inovasi dan kreatifitas dengan membuat APD sendiri yang hasilnya sama dengan yang dijual pabrikan dan harganya jauh lebih murah," kata Ganjar saat mengenalkan APD buatan Jateng di Kantor Dinas Kesehatan Jateng, Senin (23/3).
Dengan terpecahkannya masalah kekurangan APD ini, maka saat ini pihaknya sedang berusaha mencari terobosan baru dalam rangka pemenuhan masker. Kalau persoalan hand sanitizer, beberapa perusahaan dan pelajar sudah menemukan cara membuatnya sehingga dapat dipenuhi.
"Silahkan rumah sakut di seluruh Jateng koordinasi dengan Dinkes apabila kekurangan APD. Kalau ada yang ingin belajar membuatnya sendiri juga boleh, datang langsung ke Moewardi," tegasnya.
Menurut Ganjar, sudah saatnya pemerintah daerah berusaha untuk berinovasi dan berkreasi dalam rangka menangani penyebaran virus corona ini. Tidak selayaknya, pemerintah daerah hanya mengandalkan pemerintah pusat dan hanya berpangku tangan.
"Kalau bisa pemerintah daerah membantu pusat, jangan hanya membebani pusat. Harus kreatif dan inovatif untuk memecahkan masalah sendiri. Yakinlah, dengan doa, ketekunan dan kemauan, semua pasti ada jalan," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Moewardi, Bambang S.W mengatakan, ide pembuatan APD tersebut berawal dari kesulitannya mencari APD di pabrikan. Pihaknya kemudian mencari bahan apa yang digunakan pabrikan untuk membuat APD itu.
"Ternyata bahannya ada. Kemudian kami beli dan kami jahit sendiri. Hasilnya ternyata bagus dan sesuai standar," ucapnya.
Dalam sehari, pihaknya mampu memproduksi 200-250 pack APD. Hasil pembuatan APD itu kemudian digunakan untuk keperluan pribadi rumah sakit.
"Kalau rumah sakit lain membutuhkan, kami juga siap membantu. Kalau ada yang mau belajar membuatnya, kami juga siap mengajari," tegasnya.
Meski dibuat sendiri, namun standar dan prosedur keamanan tetap diterapkan. Sebelum dibuat, para penjahit juga sudah dipastikan dalam kondisi sehat, bersih dan melakukan cuci tangan.
"Semua standarnya kami lakukan, untuk hasil yang baik," tegasnya.
Untuk harganya, Bambang mengatakan proses pembuatan satu APD hanya menghabiskan uang kurang dari Rp50.000. Sementara kalau beli APD di pabrikan, harganya sudah mencapai Rp150.000.
"Selain mahal, juga sulit mencarinya. Maka dengan kami berhasil membuat APD sendiri, ini akan mampu mengatasi persoalan yang ada," pungkasnya.
Persoalan minimnya Alat Pelindung Diri (APD) yang dipakai khusus para tenaga medis untuk menangani pasien corona berhasil diatasi Jawa Tengah. Dengan kreasi dan inovasi, Jateng mampu memproduksi APD sendiri untuk memenuhi kebutuhan seluruh rumah sakit.
APD tersebut diproduksi oleh RSUD Moewardi Solo. Menggunakan bahan standar pabrikan yakni Polypropylene Spundbound, RSUD Moewardi mampu memproduksi 200-250 APD yang dapat digunakan untuk para tenaga medis merawat pasien corona.
"APD ini sulit dicari, bahkan di beberapa daerah ada yang teriak-teriak kekurangan APD sampai pakai mantel. Kami kemudian berinovasi mencari bahan seperti yang dibuat pabrikan. RSUD Moewardi berhasil membuat inovasi dan kreatifitas dengan membuat APD sendiri yang hasilnya sama dengan yang dijual pabrikan dan harganya jauh lebih murah," kata Ganjar saat mengenalkan APD buatan Jateng di Kantor Dinas Kesehatan Jateng, Senin (23/3).
Dengan terpecahkannya masalah kekurangan APD ini, maka saat ini pihaknya sedang berusaha mencari terobosan baru dalam rangka pemenuhan masker. Kalau persoalan hand sanitizer, beberapa perusahaan dan pelajar sudah menemukan cara membuatnya sehingga dapat dipenuhi.
"Silahkan rumah sakut di seluruh Jateng koordinasi dengan Dinkes apabila kekurangan APD. Kalau ada yang ingin belajar membuatnya sendiri juga boleh, datang langsung ke Moewardi," tegasnya.
Menurut Ganjar, sudah saatnya pemerintah daerah berusaha untuk berinovasi dan berkreasi dalam rangka menangani penyebaran virus corona ini. Tidak selayaknya, pemerintah daerah hanya mengandalkan pemerintah pusat dan hanya berpangku tangan.
"Kalau bisa pemerintah daerah membantu pusat, jangan hanya membebani pusat. Harus kreatif dan inovatif untuk memecahkan masalah sendiri. Yakinlah, dengan doa, ketekunan dan kemauan, semua pasti ada jalan," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Moewardi, Bambang S.W mengatakan, ide pembuatan APD tersebut berawal dari kesulitannya mencari APD di pabrikan. Pihaknya kemudian mencari bahan apa yang digunakan pabrikan untuk membuat APD itu.
"Ternyata bahannya ada. Kemudian kami beli dan kami jahit sendiri. Hasilnya ternyata bagus dan sesuai standar," ucapnya.
Dalam sehari, pihaknya mampu memproduksi 200-250 pack APD. Hasil pembuatan APD itu kemudian digunakan untuk keperluan pribadi rumah sakit.
"Kalau rumah sakit lain membutuhkan, kami juga siap membantu. Kalau ada yang mau belajar membuatnya, kami juga siap mengajari," tegasnya.
Meski dibuat sendiri, namun standar dan prosedur keamanan tetap diterapkan. Sebelum dibuat, para penjahit juga sudah dipastikan dalam kondisi sehat, bersih dan melakukan cuci tangan.
"Semua standarnya kami lakukan, untuk hasil yang baik," tegasnya.
Untuk harganya, Bambang mengatakan proses pembuatan satu APD hanya menghabiskan uang kurang dari Rp50.000. Sementara kalau beli APD di pabrikan, harganya sudah mencapai Rp150.000.
"Selain mahal, juga sulit mencarinya. Maka dengan kami berhasil membuat APD sendiri, ini akan mampu mengatasi persoalan yang ada," pungkasnya.
Jumat, 20 Maret 2020
BPK JOKOWI SELALU MELINDUNGI RAKYATNYA DENGAN IKLAS
PAK JOKOWI TAK PERNAH DIAM UNTUK MELAWAN COVID19, JOKOWI SUDAH SIAP KAN 5 JUTA OBAT COVID19.
Terimakasih Pak Jokowi Darma Baktimu yang tiada terhitung Untuk Bangsa dan Masyarakat Indonesia.
Hampir 2 minggu lebih Kita semua disibukkan dengan COVID19.
Sampai semua babak belur walau kita tau bukan hanya Indonesia yang mengalami nya.
Di saat paling sulit Rupiah Nyungsep, banyak relawan Jokowi kehilangan kepercayaan dan memgutuk Pak Jokowi.
Karena dianggap lambat dan tidak mempunyai Solusi untuk menangkal Pandemi, lalu semua lapisan teriak - teriak #LOCKDWN Indonesia.
Pokoknya yang dilakukan Jokowi di mata mereka salah dan salah. Apalagi yang mantan RI 1 maupun mantan Wapres merasa paling hebat dan meremehkan langkah dan kinerja Jokowi.
Lain SBY lain juga Mardani bilang bahwa Jokowi lepas tanggung jawab.
Apalagi orang sakit hati si Rizal Ramli, meminta agar transaksi SAHAM di LOCKDWN, dan Rupiah dilakukan FIXED RATE.
Narasi mereka yang terus menyerang Presiden Jokowi Juga di sampaikan Oleh JK.
Dan itu juga yang di Minta ANIES BASWEDAN dan RIDWAN KAMIL, tidak sampai disitu dari kelompok Relawan KAWALKOVID, IKATAN DOKTER, dan tentu saja HTI dan FPI serta GNPF semua kelompok menuntut #LOCKDOWN!
Tapi Bapak Jokowi yang begitu kuat dan tegar menolak untuk latah dan ikut - ikutan.
Bahkan tekanan itu muncul dari orang yang selama ini paling dekat dengan Bapak Presiden Jokowi.
Dan Pak Jokowi tidak bekerja dengan suara atau teriak sana teriak sini,langkah senyap Jokowi selalu memberi tamparan keras buat Orang- orang yang meremehkan nya.
Pemeriksaan Massal Sistem DRIVE THRU telah disiapkan. Para Pemuka BUMN menyiapkan untuk menampung Pasien dengan jumlah besar, mulai dari AHOK, Erick Thohir, Surya Paloh berlomba - lomba ikut berpartisipasi memerangi COVID19, dari Hotel sampai Rumah Sakit akan dijadikan Rumah Sakit Sementara, BRAVO PAHLAWAN KEMANUSIAAN.
Lalu Sore ini semua media Headline memberitakan bahwa Presiden Jokowi sudah mendatang kan 5.000 OBAT AVIGAN sudah sampai di Indonesia.
Untuk segera di berikan kepada para pasien COVID19.
Bahkan bukan hanya itu Presiden juga menyatakan telah memesan 2 juta dan selain itu juga ada 3 juta obat CHLOROQUINE sudah ada di Indonesia dan siap untuk diedarkan.
Tentang RAPID TEST ternyata juga sudah dilaksanakan sore ini, baik Via Rumah Sakit bahkan sampai Rumah ke Rumah Pengobatan keliling,
Saya yakin Bapak Presiden selama ini tidak tinggal diam, bekerja keras melalu pertimbangan dan riset dari TIM PRESIDEN.
TERIMAKASIH BAPAK JOKOWI BARIQQALLOHHU FI UMRIQ, SEMOGA SEHAT DAN TETEP KUAT DAN TEGAR UNTUK INDONESIA SEHAT AAMIIN 🙏🙏
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
Terimakasih Pak Jokowi Darma Baktimu yang tiada terhitung Untuk Bangsa dan Masyarakat Indonesia.
Hampir 2 minggu lebih Kita semua disibukkan dengan COVID19.
Sampai semua babak belur walau kita tau bukan hanya Indonesia yang mengalami nya.
Di saat paling sulit Rupiah Nyungsep, banyak relawan Jokowi kehilangan kepercayaan dan memgutuk Pak Jokowi.
Karena dianggap lambat dan tidak mempunyai Solusi untuk menangkal Pandemi, lalu semua lapisan teriak - teriak #LOCKDWN Indonesia.
Pokoknya yang dilakukan Jokowi di mata mereka salah dan salah. Apalagi yang mantan RI 1 maupun mantan Wapres merasa paling hebat dan meremehkan langkah dan kinerja Jokowi.
Lain SBY lain juga Mardani bilang bahwa Jokowi lepas tanggung jawab.
Apalagi orang sakit hati si Rizal Ramli, meminta agar transaksi SAHAM di LOCKDWN, dan Rupiah dilakukan FIXED RATE.
Narasi mereka yang terus menyerang Presiden Jokowi Juga di sampaikan Oleh JK.
Dan itu juga yang di Minta ANIES BASWEDAN dan RIDWAN KAMIL, tidak sampai disitu dari kelompok Relawan KAWALKOVID, IKATAN DOKTER, dan tentu saja HTI dan FPI serta GNPF semua kelompok menuntut #LOCKDOWN!
Tapi Bapak Jokowi yang begitu kuat dan tegar menolak untuk latah dan ikut - ikutan.
Bahkan tekanan itu muncul dari orang yang selama ini paling dekat dengan Bapak Presiden Jokowi.
Dan Pak Jokowi tidak bekerja dengan suara atau teriak sana teriak sini,langkah senyap Jokowi selalu memberi tamparan keras buat Orang- orang yang meremehkan nya.
Pemeriksaan Massal Sistem DRIVE THRU telah disiapkan. Para Pemuka BUMN menyiapkan untuk menampung Pasien dengan jumlah besar, mulai dari AHOK, Erick Thohir, Surya Paloh berlomba - lomba ikut berpartisipasi memerangi COVID19, dari Hotel sampai Rumah Sakit akan dijadikan Rumah Sakit Sementara, BRAVO PAHLAWAN KEMANUSIAAN.
Lalu Sore ini semua media Headline memberitakan bahwa Presiden Jokowi sudah mendatang kan 5.000 OBAT AVIGAN sudah sampai di Indonesia.
Untuk segera di berikan kepada para pasien COVID19.
Bahkan bukan hanya itu Presiden juga menyatakan telah memesan 2 juta dan selain itu juga ada 3 juta obat CHLOROQUINE sudah ada di Indonesia dan siap untuk diedarkan.
Tentang RAPID TEST ternyata juga sudah dilaksanakan sore ini, baik Via Rumah Sakit bahkan sampai Rumah ke Rumah Pengobatan keliling,
Saya yakin Bapak Presiden selama ini tidak tinggal diam, bekerja keras melalu pertimbangan dan riset dari TIM PRESIDEN.
TERIMAKASIH BAPAK JOKOWI BARIQQALLOHHU FI UMRIQ, SEMOGA SEHAT DAN TETEP KUAT DAN TEGAR UNTUK INDONESIA SEHAT AAMIIN 🙏🙏
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
Rabu, 11 Maret 2020
WAHABI MENGAJARKAN KESESATAN BERAGAMA
WAHABI adalah agama bid'ah
buatan yahudi yg bertujuan untuk menyesatkan umat islam.
Ajaran ajaran nya menyelisihi ajaran nabi dan ajaran para sahabat dan salafussholeh.
1.dibidang tauhid wahabi
menjerumuskan umat islam pada
kekufuran dengan mengajarkan faham jissim meyakini Allah punya tangan,kaki ,wajah
dan bertempat (bersemayam di atas arsy).
2.dibidang ibadah mahdhah ,
wahabi membuat umat islam tidak sah setiap ibadahnya karena wahabi mengajarkan umat islam tidak perlu niyat,niyat versi wahabi
hanyalah sebatas keinginan untk shalat, wudhu,
puasa dll,bukan ikrar yg diucapkan dalam hati
bersamaan dengan gerakan awal suatu ibadah.
3.wahabi membuat umat islam
memakan dan menyentuh benda
Najis sehingga ibadah pun tidak sah,
seperti menghalalkan minum air kencing onta mengatakan kotoran daari hewan yang halal dimakan itu adalah suci dll.
4.wahabi membuat umat
islam miskin amal ,dengan menuduh
amaliyah umat islam sebagai bid'ah ,
Semua yang sunnah sunnah dibilang bid'ah,
Sehingga umat islam mati dgn amal yg sedikit.
5.wahabi menjatuhkan umat islam
dari ulama, dan melarang umat islam
untuk mengikuti ijmaul ulama,agar umat islam tersesat dgn mempelajari Al Quran dan hadits
dengan pemahaman sendiri atau dengan
pemahaman ustadz ustadz yang menyesatkan
Inilah cara iblis
mengajak umat islam masuk ke neraka.
Dan mengajarkan kpda umat islam untuk Biadab /tdk beradab tdk bertawadzu' tdk bertatakrama seperti hewan buas....
Dg alasan tdkperlu hormati Nabi saw,tdk perlu hormati Ulama ,kyai, asatidz ,Habaib serta sesama Manusia .
Mnurut Wahabi hormat itu hanya kpd Alloh swt,,,
Lihat saja tingkah polah gerombolan CINGKRANG lewat dpn org yg sdg sholat juga PD aj... Lewat dpn org yg sdg berdzikir apa lgi... Seakan mau injak kepala sesama pun dg PD nya sdh terbiasa dg kebiasaan SUUL ADAB..
sdgkn ilmu dan adab itu lbh penting duluan Adab nya...
Ilmu tanpa Adap itu adalah iblis...
Wahabi indonesia itu lbh parah ,lbh ekstrim...dari Wahabi Arab
Sdgkn di Saudi yg negri Wahabi pun msh berlaku tatakrama dan mbugkuk trhdp sesepoh dan ulama ..
Kini Wahabi indonesia perilakunya ke Arab-Araban namun di dalamnya seperti preman jalanan....(Suul Adab )
Waspadalah......!!!!
10 Maret 2020
buatan yahudi yg bertujuan untuk menyesatkan umat islam.
Ajaran ajaran nya menyelisihi ajaran nabi dan ajaran para sahabat dan salafussholeh.
1.dibidang tauhid wahabi
menjerumuskan umat islam pada
kekufuran dengan mengajarkan faham jissim meyakini Allah punya tangan,kaki ,wajah
dan bertempat (bersemayam di atas arsy).
2.dibidang ibadah mahdhah ,
wahabi membuat umat islam tidak sah setiap ibadahnya karena wahabi mengajarkan umat islam tidak perlu niyat,niyat versi wahabi
hanyalah sebatas keinginan untk shalat, wudhu,
puasa dll,bukan ikrar yg diucapkan dalam hati
bersamaan dengan gerakan awal suatu ibadah.
3.wahabi membuat umat islam
memakan dan menyentuh benda
Najis sehingga ibadah pun tidak sah,
seperti menghalalkan minum air kencing onta mengatakan kotoran daari hewan yang halal dimakan itu adalah suci dll.
4.wahabi membuat umat
islam miskin amal ,dengan menuduh
amaliyah umat islam sebagai bid'ah ,
Semua yang sunnah sunnah dibilang bid'ah,
Sehingga umat islam mati dgn amal yg sedikit.
5.wahabi menjatuhkan umat islam
dari ulama, dan melarang umat islam
untuk mengikuti ijmaul ulama,agar umat islam tersesat dgn mempelajari Al Quran dan hadits
dengan pemahaman sendiri atau dengan
pemahaman ustadz ustadz yang menyesatkan
Inilah cara iblis
mengajak umat islam masuk ke neraka.
Dan mengajarkan kpda umat islam untuk Biadab /tdk beradab tdk bertawadzu' tdk bertatakrama seperti hewan buas....
Dg alasan tdkperlu hormati Nabi saw,tdk perlu hormati Ulama ,kyai, asatidz ,Habaib serta sesama Manusia .
Mnurut Wahabi hormat itu hanya kpd Alloh swt,,,
Lihat saja tingkah polah gerombolan CINGKRANG lewat dpn org yg sdg sholat juga PD aj... Lewat dpn org yg sdg berdzikir apa lgi... Seakan mau injak kepala sesama pun dg PD nya sdh terbiasa dg kebiasaan SUUL ADAB..
sdgkn ilmu dan adab itu lbh penting duluan Adab nya...
Ilmu tanpa Adap itu adalah iblis...
Wahabi indonesia itu lbh parah ,lbh ekstrim...dari Wahabi Arab
Sdgkn di Saudi yg negri Wahabi pun msh berlaku tatakrama dan mbugkuk trhdp sesepoh dan ulama ..
Kini Wahabi indonesia perilakunya ke Arab-Araban namun di dalamnya seperti preman jalanan....(Suul Adab )
Waspadalah......!!!!
10 Maret 2020
Senin, 09 Maret 2020
MENGEMIS DENGAN MENGATASNAMAKAN MUSLIM,TIDAK JELAS PERTANGUNGJAWABANNYA.,
" SYAH RUKH KHAN DAN SALMAN KHAN PROTES AKSI DONASI ATAS NAMA MUSLIM INDIA."
Menurut
Syakh Rukh Khan dan Salman Khan,.
jika ada yg mau mengemis bantuan dana
utk melaksanakan kegiatan spt Demo atau mengadakan acara yg biasa dilakukan mrk meminta sumbangan ke pada pejabat negara Indonesia maupun terhadap masyarakat Indonesia dimohon janganlah mengatas namakan warga Muslim India
Sebab kami mayoritas warga Muslim India justru hidup sejahtera dan hal itulah yg jadi pemicu kecemburuan sosial.
Artinya jika warga Muslim India hidupnya melarat dan sekarat maka mustahil kami menerima kecemburuan sosial.
Syah Rukh Khan selanjutnya berkata
" Mending uang hasil donasi itu kalian
gunakan utk beristri lagi sbb kami warga Muslim India sudah sejak lama mengenal system 786 (Bissmillahir-rohmanir-rohiim) maka dari itu janganlah kalian mempermalukan kami dgn kebiasaan buruk kalian yg punya tujuan tertentu utk membuat gaduh warga bangsa Indonesia,.yg selalu mengatas namakan Save Moslem.!!!..."
Selanjutnya Salman Khan
menimpali dgn pernyataan.
" Woy Kadrun2 tolong jangan jual nama umat Islam bangsa Indonesia.
Emangnya kalian anggap kami tidak tahu siapa kalian yg memang punya kebiasaan demikian,.
Mulai dari perang teluk kalian
mengadakan donasi jihad ke teluk,.selanjutnya Palestina pun kalian berteriak minta donasi utk Pestina,.selanjutnya Syria juga kalian lakukan hal yg sama yakni minta donasi utk Syria dan selanjutnya Uygur lagi2 minta donasi utk Uygur,.
Dan kini kasus demo Muslim India yg menentang kebijakan President India itupun kamu jadikan alasan utk demo yg ujung2nya ngemis minta donasi.
Disini di India ini warga Muslim ada 190
an juta jiwa dan itu bukan jumlah yg sedikit,. Kalian diIndonesia saja jadi bulan-bulanan kena bully Muslim Indonesia jadi jangan ngaku2 dan mengatas namakan umat Islam bangsa Indonesia.
Soal radikal dan demo menentang kebijakan pemerintah itu wajar terlebih lagi jika hal tsb menyangkut kepentingan,.
Soal adanya Radikal Hindu di India yg kebetulan mayoritas warga negara India
adalah penganut Hindu itu wajar jika suka sentimen kepada Muslim India,.
Dan sejak zaman purba hal semacam itu sudah ada di India,.
Emangnya kalian tidak tahu bahwasanya radikal Hindu pun melakukan tindakan kekerasan yg tidak hanya tertuju pada warga Muslim saja bahkan keluarga Gandhipun semuanya menjadi sasaran mrk karena dianggap berfihak kepada Muslim India.
DiIndia juga ada separatis Tamil ada Mao (Komunis) bahkan aksi terroris yg dilakukan Muslim,.
artinya dimana-manapun terjadi ketidak
sukaan terhadap kebijakan pemerintah yg berujung demo anarkis lalu aparat bertindak. Dan itu terjadi tidak hanya di India,.
Utk India masih wajar dan masuk akal jika warga Muslim berdemo menentang kebijakan pemerintahan India yg dipimpin Mody yg beragama Hindu,.
Itu masih wajar dan masuk diakal sedangkan kalian apa,.!?!..
Kebijakan pemerintahan dan warga bangsa kalian sendiri kalian demo dan kalian tentang bahkan kalian Kafirkan,.
Kami warga Muslim India tidak butuh saudara spt kalian yg dgn saudara sebangsa dan seagama sendiri saja kalian bermusuhan dan membenci oleh karena itu gak usahlah sok2 perduli terhadap Mukmin/Muslim dan sok2 membela kami sementara terhadap seiman dan sebangsa saja kalian jahat,
Cam kan itu dan jika kalian tidak
suka dgn pernyataan ini silakan kalian
anggap kami berdua Kafir sbgmn kebiasaan kalian mengkafir-kafirkan umat Islam bangsa Indonesia sbb kami sudah hafal siapa kalian.
Kami tak perduli dan tak mau bersaudara
dgn Munafik penipu yg sok2 perduli kepada umat Islam dunia padahal semua itu hanyalah kedok makar dan kejahatan kalian yg mendapat order utk melaksanakan misi tsb..
Sudahlah kami amat hafal. Kepada kalian sebab terhadap umat Islam yg sebangsa
saja kalian jahat. Utk urusan kehidupan kalian sendiri saja kalian melarat makanya dikit2 ngemis donasi,.
Lalu mengadakan acara ngemis ke pejabat dan umat,
Jika kalian tidak suka silakan kalian boycot Film Kuch Kuch Ho Ta Hai atau produk India bukankah biasanya jika kalian ngambek suka bikin tagar boycot,. itukan ancaman yg biasa kalian koarkan dgn gaya sok2 mampu dalam hal urusan produksi.
Padahal nyatanya kalian saja masih
tergantung pada produksi bangsa dan negara yg kalian tuding kafir,
sudah,. Sudahlah kami sudah faham
siapa kalian sbb utk berkompetisi dalam hal ekonomi dgn etnis Thionghoa Di Indonesia yg mayoritas warga negaranya Muslim saja kalian jauh tertinggal,. ini pakek' mau sok2an ngurusin warga bangsa lainnya,.
Ngaca,.. OOOOY. !!... "
DARI BOLLYWOOD SYAH RUKH KHAN DAN SALMAN KHAN Melaporkan.
Menurut
Syakh Rukh Khan dan Salman Khan,.
jika ada yg mau mengemis bantuan dana
utk melaksanakan kegiatan spt Demo atau mengadakan acara yg biasa dilakukan mrk meminta sumbangan ke pada pejabat negara Indonesia maupun terhadap masyarakat Indonesia dimohon janganlah mengatas namakan warga Muslim India
Sebab kami mayoritas warga Muslim India justru hidup sejahtera dan hal itulah yg jadi pemicu kecemburuan sosial.
Artinya jika warga Muslim India hidupnya melarat dan sekarat maka mustahil kami menerima kecemburuan sosial.
Syah Rukh Khan selanjutnya berkata
" Mending uang hasil donasi itu kalian
gunakan utk beristri lagi sbb kami warga Muslim India sudah sejak lama mengenal system 786 (Bissmillahir-rohmanir-rohiim) maka dari itu janganlah kalian mempermalukan kami dgn kebiasaan buruk kalian yg punya tujuan tertentu utk membuat gaduh warga bangsa Indonesia,.yg selalu mengatas namakan Save Moslem.!!!..."
Selanjutnya Salman Khan
menimpali dgn pernyataan.
" Woy Kadrun2 tolong jangan jual nama umat Islam bangsa Indonesia.
Emangnya kalian anggap kami tidak tahu siapa kalian yg memang punya kebiasaan demikian,.
Mulai dari perang teluk kalian
mengadakan donasi jihad ke teluk,.selanjutnya Palestina pun kalian berteriak minta donasi utk Pestina,.selanjutnya Syria juga kalian lakukan hal yg sama yakni minta donasi utk Syria dan selanjutnya Uygur lagi2 minta donasi utk Uygur,.
Dan kini kasus demo Muslim India yg menentang kebijakan President India itupun kamu jadikan alasan utk demo yg ujung2nya ngemis minta donasi.
Disini di India ini warga Muslim ada 190
an juta jiwa dan itu bukan jumlah yg sedikit,. Kalian diIndonesia saja jadi bulan-bulanan kena bully Muslim Indonesia jadi jangan ngaku2 dan mengatas namakan umat Islam bangsa Indonesia.
Soal radikal dan demo menentang kebijakan pemerintah itu wajar terlebih lagi jika hal tsb menyangkut kepentingan,.
Soal adanya Radikal Hindu di India yg kebetulan mayoritas warga negara India
adalah penganut Hindu itu wajar jika suka sentimen kepada Muslim India,.
Dan sejak zaman purba hal semacam itu sudah ada di India,.
Emangnya kalian tidak tahu bahwasanya radikal Hindu pun melakukan tindakan kekerasan yg tidak hanya tertuju pada warga Muslim saja bahkan keluarga Gandhipun semuanya menjadi sasaran mrk karena dianggap berfihak kepada Muslim India.
DiIndia juga ada separatis Tamil ada Mao (Komunis) bahkan aksi terroris yg dilakukan Muslim,.
artinya dimana-manapun terjadi ketidak
sukaan terhadap kebijakan pemerintah yg berujung demo anarkis lalu aparat bertindak. Dan itu terjadi tidak hanya di India,.
Utk India masih wajar dan masuk akal jika warga Muslim berdemo menentang kebijakan pemerintahan India yg dipimpin Mody yg beragama Hindu,.
Itu masih wajar dan masuk diakal sedangkan kalian apa,.!?!..
Kebijakan pemerintahan dan warga bangsa kalian sendiri kalian demo dan kalian tentang bahkan kalian Kafirkan,.
Kami warga Muslim India tidak butuh saudara spt kalian yg dgn saudara sebangsa dan seagama sendiri saja kalian bermusuhan dan membenci oleh karena itu gak usahlah sok2 perduli terhadap Mukmin/Muslim dan sok2 membela kami sementara terhadap seiman dan sebangsa saja kalian jahat,
Cam kan itu dan jika kalian tidak
suka dgn pernyataan ini silakan kalian
anggap kami berdua Kafir sbgmn kebiasaan kalian mengkafir-kafirkan umat Islam bangsa Indonesia sbb kami sudah hafal siapa kalian.
Kami tak perduli dan tak mau bersaudara
dgn Munafik penipu yg sok2 perduli kepada umat Islam dunia padahal semua itu hanyalah kedok makar dan kejahatan kalian yg mendapat order utk melaksanakan misi tsb..
Sudahlah kami amat hafal. Kepada kalian sebab terhadap umat Islam yg sebangsa
saja kalian jahat. Utk urusan kehidupan kalian sendiri saja kalian melarat makanya dikit2 ngemis donasi,.
Lalu mengadakan acara ngemis ke pejabat dan umat,
Jika kalian tidak suka silakan kalian boycot Film Kuch Kuch Ho Ta Hai atau produk India bukankah biasanya jika kalian ngambek suka bikin tagar boycot,. itukan ancaman yg biasa kalian koarkan dgn gaya sok2 mampu dalam hal urusan produksi.
Padahal nyatanya kalian saja masih
tergantung pada produksi bangsa dan negara yg kalian tuding kafir,
sudah,. Sudahlah kami sudah faham
siapa kalian sbb utk berkompetisi dalam hal ekonomi dgn etnis Thionghoa Di Indonesia yg mayoritas warga negaranya Muslim saja kalian jauh tertinggal,. ini pakek' mau sok2an ngurusin warga bangsa lainnya,.
Ngaca,.. OOOOY. !!... "
DARI BOLLYWOOD SYAH RUKH KHAN DAN SALMAN KHAN Melaporkan.
Langganan:
Postingan (Atom)










