Jumat, 06 Desember 2019

APAKAH SEMUA KETURUNAN ARAB ITU HABIB

KYAI MA'RUF DIHINA, AA GYM DI MANA ?

Ada oknum habib palsu telah menghina Kyai Ma'ruf Amin secara brutal...

Saya tidak tahu awal mulanya dari mana, kenapa setiap manusia yang berwajah kearaban di Indonesia ini hampir semuanya dipanggil habib ?

Tapi saya lihat memang begitulah kultur budaya orang kita, terkadang sukanya ikut-ikutan tanpa memahami konteks yang sebenarnya. Asalkan berwajah kearaban maka langsung dipanggil habib. Padahal bisa saja dia keturunan Abu Jahal.

Coba perhatikan, sudah berapa banyak oknum yang katanya habib, tapi ketika di atas panggung, ceramahnya sering bikin keributan. Mereka memprovokasi dan menghujat sesama anak bangsa untuk diadu domba.

Bahkan baru-baru ini, viral video seorang oknum yang katanya 'habib Jafar Shodiq al Attas' telah berani menghina Kyai Makruf dengan sebutan Ba*i. Dan ternyata dia adalah habib PALSU.

Anehnya, habib palsu yang telah menghina kyai Makruf secara brutal itu justru didukung dan diberi bantuan hukum oleh kelompok advokat Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi).

Siapa Korlabi ini ? Kok beraninya mencatut nama bela islam tetapi justru yang dibela habib palsu, yang telah menghina ulama sebagai representasi pemimpin dari umat islam.

Tapi saya tidak heran jika yang membela itu adalah korlabi, lha wong sekjennya saja Novel Bamukmin, sesama habib palsu ya harus saling membantu. Novel juga sempat diberitakan sebagai habib. Dan lagi-lagi disini peran media memang sangat berpengaruh.

Sebenarnya yang bikin saya heran adalah, di mana perlawanan Aa Gym ketika Kyai Ma'ruf dihina dengan sebutan Ba*i ? Padahal Aa Gym dulu sempat marah besar dan mencuit di twitter pribadinya ketika Kyai Ma'ruf disenggol sedikit oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Apakah Aa Gym sekarang tidak marah ketika sekarang Kyai Ma'ruf dihina dikatain Ba*i oleh habib palsu Jafar Shodiq ? Atau justru Aa ikut membela seperti Novel Bamukmin karena sebelumnya satu kubu di pilpres? jika benar demikian maka sungguh sangat memalukan.

Harusnya jika bicara soal kebenaran, kenapa harus pilih kasih, kenapa tidak bisa netral dan bersikap konsisten?

Tapi Ah Su dahlah. Dari sini saya mulai banyak belajar arti tentang kehidupan yang sebenarnya.

Jujur saja saya dari dulu adalah yang termasuk ngefans sama Aa Gym, saya serong dengarkan ceramahnya, tapi sekarang jujur saya jadi ilfil. Dan saya baru tahu, ternyata lagu Aa yang berjudul "Jagalah Hati" itu diciptakan untuk diri sendiri.

Ternyata Aa yang sekarang bukan Aa yang dulu lagi.

"Jagalah hati jangan kau kotori,"

Yusuf Muhammad



IR.Jokowidodo mendapat penghargaan Asian of the Year 2019

Presiden Joko Widodo mendapatkan penghargaan "Asian of the Year 2019
" dari media Singapura, The Straits Times. Jokowi dianggap sebagai tokoh pemersatu di dalam negeri dan di antara negara-negara Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT

Gelar ini diungkapkan The Straits Times dalam edisi Kamis (5/12). Menurut catatan editor media berusia 174 tahun tersebut, Jokowi dipilih karena "kepiawaian dan karakternya dalam mengatasi masalah politik domestik dan internasional".
Di Indonesia, tulis The Straits Times, Jokowi memenangi periode kedua dengan mengalahkan Prabowo Subianto dalam pemilu April lalu. Media itu juga menyebut peningkatan karier Jokowi dari wali kota Solo hingga menjadi pemimpin negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara.
CAFEO ke-37
Presiden RI Joko Widodo Buka Conference of Asean Federation of Engineering Organization (CAFEO) ke-37. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Di ASEAN, Jokowi menuai pujian karena Indonesia merupakan penggagas "ASEAN Outlook on Indo-Pacific" yang mencakup inklusivitas, keterbukaan, dan sentralitas ASEAN. Dengan gagasan ini, ASEAN tetap berada di posisi netral dalam perebutan pengaruh China dan Amerika Serikat di Asia.
Warren Fernandez, Pemimpin Redaksi The Straits Times, yang memimpin panel pemilihan Asian of the Years, mengatakan penghargaan ini diberikan kepada seseorang yang telah memberi kontribusi positif di Asia.
ADVERTISEMENT

"Presiden Joko Widodo telah melakukan itu dengan baik. Tidak hanya dia memenangi periode kedua, tapi dia juga mempersatukan Indonesia dan membawanya ke depan. Seperti yang juga dia lakukan di ASEAN," kata Fernandez.
Pembukaan Asian Para Games 2018
Presiden Jokowi mengajak Jan Ethes menyaksikan Pembukaan Asian Para Games 2018, Sabtu (6/10/2018). Foto: Dok. Biro Pers Setpres
Menurut Jeremy Au Yong, editor luar negeri The Straits Times, nama Jokowi muncul karena dia dianggap tokoh pemersatu di tengah dunia yang terpecah belah
"Di tahun ketika perselisihan menjadi tajuk utama - Forum Global Outlook Straits Times fokus pada bagaimana memimpin dunia dalam konflik - Joko Widodo menonjol sebagai seseorang yang mempersatukan, bukan memecah belah," kata Jeremy.
Ini adalah kali kedelapan penghargaan "Asian of The Year" diberikan oleh The Straits Times. Tahun lalu, penghargaan diberikan kepada para petugas tanggap bencana di Asia termasuk salah satunya mendiang Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
ADVERTISEMENT
Pemimpin lain yang pernah meraih penghargaan ini adalah mantan Perdana Menteri Lee Kuan Yew, Perdana Menteri India Narendra Modi, dan Presiden China Xi Jinping.


Kamis, 05 Desember 2019

HELMY YAHYA MELAWAN

Helmy Yahya dinonaktifkan dari posisi Dirut TVRI oleh Dewan Pengawas LPP TVRI. Tak terima, Helmy melawan dan menegaskan tetap sebagai Dirut TVRI.

Penonaktifan Helmy itu tertuang dalam Surat Dewan Pengawas pada 5 Desember 2019. Surat itu berisi pembebastugasan Helmy dari jabatannya.


Saat dikonfirmasi, Helmy menegaskan bahwa dia tetap Dirut TVRI yang sah. Dia didukung oleh direktur lainnya.

"Saya tetap Dirut TVRI secara sah dan didukung semua direktur. Save TVRI!" kata Helmy, Kamis (5/12/2019).

Dia juga mengirimkan surat tanggapan ke Dewas LPP TVRI. Dalam surat itu, dia menegaskan bahwa surat keputusan Dewas itu cacat hukum.

"Kami menyatakan bahwa SK tersebut tidak berlaku," tulis Helmy di surat tanggapan tersebut.

"Saya, Helmy Yahya, menyatakan sampai saat ini masih tetap menjadi Direktur Utama LPP TVRI yang sah periode tahun 2017-2020," tegasnya.

Dianggap Cacat Hukum

 Helmy Yahya menegaskan tetap sebagai Dirut TVRI meski ada surat penonaktifkan. Dia menganggap, surat keputusan (SK) penonaktifannya cacat hukum
Bahwa Pemberhentian anggota Direksi sesuai pasal 24 ayat (4) disebutkan anggota dewan direksi dapat diberhentikan sebelum habis masa jabatannya apabila tidak melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, terlibat dalam tindakan yang merugikan lembaga, dipidana karena melakukan tindak pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, atau tidak lagi memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22," tulis Helmy dalam surat tanggapan ke Dewas LPP TVRI, yang diterima detikcom, Kamis (5/12/2019).



Helmy menegaskan, dasar rancana pemberhentian oleh Dewas LPP TVRI tidak ada yang memenuhi poin yang tercantum dalam pasal.

"Tidak memenuhi salah satu pun dari point 1) a.b.c dan d di atas," ucap Helmy.

Surat penonaktifan Helmy sendiri tertulis dengan nomor 241/DEWA/TVRI/2019 tanggal 5 Desember 2019. Surat tersebut berisi penyampaian Surat Keputusan Dewan Pengawas Nomor 3 Tahun 2019, di mana isinya telah membebastugaskan Helmy dari jabatan Dirut LPP TVRI periode 2017-2022.





Dalam surat pembelaannya, Helmy menilai tidak menemukan satu ayat dalam PP Nomor 13 Tahun 2005 yang menyatakan istilah penonaktifan. Helmy menegaskan, sampai saat ini masih menjabat sebagai Dirut dan akan tetap menjalankan tugas sesuai ketentuan.


"Sampai saat ini masih tetap menjadi Dirut LPP TVRI yang sah periode 2017-2022 bersama lima anggota direksi yang lain dan tetap akan melaksanakan tugas sesuai ketentuan berlaku," kata Helmy dalam surat pembelaannya.


BERBOHONG SELAMANYA TETAP BOHONG

Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia mengakui belum menerima informasi dari Riyadh bahwa pemerintah Indonesia telah meminta pencekalan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"Kami belum menerima informasi resmi apa pun terkait hal itu," kata Kepala Bagian Media dan Pers Kedubes Saudi di Jakarta, Fawaz Abdullah Althaymin, Senin (11/11/19).

Pernyataan itu diutarakan Fawaz ketika dimintai konfirmasi mengenai klaim Rizieq yang menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah meminta Saudi mencegahnya pulang ke Indonesia
Dalam video yang dirilis di akun YouTube Front TV, Rizieq bahkan menunjukkan bukti yang dia klaim sebagai surat pencekalan dari pemerintah Indonesia. 

Surat itu disebut ditujukan kepada pemerintah Saudi.

Rizieq menuturkan surat pencekalan itu merupakan alasan mengapa ia tidak bisa pulang setelah tinggal di Saudi selama dua tahun lebih dan menghindari proses hukum yang menjeratnya di Indonesia.

Secara terpisah, Duta Besar Saudi di Jakarta, Esam A. Abid Althagafi, menuturkan Rizieq bisa segera kembali ke Indonesia ketika masalahnya di negara itu selesai, salah satunya terkait waktu tinggal yang melebihi masanya atau overstay.

Duta Besar RI untuk Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, sebelumnya menuturkan bahwa Rizieq memang sudah tidak memiliki izin tinggal sah di negara kaya minyak itu sejak 20 Juli 2018 lalu.

Berdasarkan aturan imigrasi Saudi, Rizieq bisa terancam hukuman enam bulan penjara dan denda hingga 50 ribu riyal atau setara Rp194 juta karena izin tinggal kedaluwarsa.

Setiap warga asing atau ekspatriat yang melanggar izin tinggal di negara itu bisa dikenai denda 10 ribu riyal dan deportasi untuk pelanggaran pertama. 

Sanksi itu bisa meningkat menjadi denda 50 ribu dan kurungan 6 bulan penjara jika diikuti tiga atau lebih pelanggaran keimigrasian lainnya.

Selain denda, Rizieq juga terancam dideportasi. 

Sebelum dideportasi, para pelanggar keimigrasian Saudi juga harus lebih dulu menghadapi penahanan di penjara sambil menunggu persidangan keimigrasian dan proses pemulangan.

Pelanggar izin tinggal Saudi pun terancam dilarang masuk kembali ke negara tersebut selama 5-10 tahun, hingga seumur hidup untuk kasus tertentu.

"Selebihnya, kami tidak tahu lebih dari itu. Yang tahu betul status (Rizieq) itu KBRI di Riyadh," kata Esam dalam jamuan makan malam pemimpin redaksi media Indonesia di kediamannya di Jakarta.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menepis pernyataan Rizieq Shihab soal surat pencekalan dari pemerintah Indonesia kepada pemerintah Arab Saudi.

Kepala Sub Bagian Humas Ditjen Imigrasi Sam Fernando mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat permohonan penangkalan Rizieq untuk masuk ke Indonesia.


Sesuai ketentuan, penerbitan surat penangkapan baru dapat dilakukan atas permohonan instansi maupun penegak hukum lain

S : cnnindonesia

SIAPA KHILAFAHNYA MASIH NGOTOT

NGOTOT KHILAFAH, SIAPA KHALIFAHNYA ?

By Yusuf Muhammad

Saya heran dengan kelompok yang ngotot ingin tegakkan khilafah saat ini...

Makin heran lagi ketika melihat yang ngotot ingin tegakkan khilafah itu ternyata sedang tersandung banyak kasus, mulai dari kasus chat mesum hingga kasus lainnya. Begitu juga dengan pengikutnya yang suka bertindak bar-bar tapi merasa paling benar.

Alasan mereka ingin tegakkan khilafah karena ingin seperti pada zaman Rosulullah. Padahal tidak ada perintah atau dalil yang mewajibkan untuk menentukan sistem khilafah dalam pemerintahan suatu negara. Tapi saya persilahkan jika ada yang bisa membantah tulisan saya ini.

Baiklah, yang pertama. Jika mereka ngotot ingin tegakkan khilafah meniru seperti zaman Nabi maka siapa sih di Indonesia ini yang pantas untuk jadi khalifah? Siapa yang secara keilmuan dan akhlaqnya seperti Nabi?

Jika memang ada maka saya janji akan ikuti dan mendukung sistem khilafah.

Dan yang kedua. Nabi Muhammad itu yang membimbing atau yang memberi wahyu langsung dari Allah SWT melaui perantara malaikat Jibril. Pertanyaannya, adakah toloh di Indonesia yang mendapatkan wahyu dan bimbingan dari malaikat Jibril ?

Jika memang ada maka saya janji akan ikuti dan mendukung sistem khilafah tersebut.

Perlu diketahui bahwa, pada zamannya, Nabi memiliki otoritas memegang 3 kekuasaan sekaligus, yaitu ; eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Pertanyannya, pantaskah Nabi memegang kekuasaan secara mutlak di masa kepemimpinannya? Ya jelas pantas dong, kan Nabi backupnya langsung dari Allah SWT melalui perantara malaikat Jibril.

Dengan mendapat backup langsung dari Allah maka 100 persen setiap keputusan Nabi dijamin tidak akan salah, kalaupun salah maka yang menegur atau yang mengkoreksi langsung adalah dari Allah melalui perantara malaikat Jibril. Dan kesalahan itu bisa langsung dibenahi detik itu juga.

Memang benar khilafah akan tegak, dan Imam Mahdi akan menjadi pemimpin umat. Namun demikian, hal itu baru akan terjadi ketika bumi ini sudah dihuni oleh banyak manusia yang akhlaqnya rusak da kezaliman ada di mana-mana.

Nah, siapakah Imam Mahdi ?

Imam Mahdi adalah umat dan juga keturunan anak cucu Nabi yang dipilih oleh Allah SWT untuk memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran. Menurut hadist Nabi, ia akan memimpin di bumi selama 7, 8 atau 9 tahun untuk memerangi kezaliman.

Nah, apakah Imam Mahdi sekarang sudah muncul? Jika sudah, di mana keberadaannya?

Padahal, ibadah haji dan sholat jamaah di Indonesia masih ada, umat islam juga masih bisa beribadah dengan bebas. Bahkan, ada yang mau ibadah di Monas juga enjoy saja. Trus alasan kemunculan Imam Mahdi sekarang apa? Apa gak saah nih jadwal kemunculannya? Gak kecepetan ?

Kalau memang khilafah harus tegak, trus yang pantas jadi Imam Mahdi saat ini siapa ? Habib Rizieq kah ?

"Woooii, masa Imam Mahdi ngekos di Arab?" Celetuk seorang teman yang takut kemunculan Imam Mahdi.

Selasa, 03 Desember 2019

PANCASILA FINAL

*Presiden Joko Widodo: Enggak Apa Nebeng Sobat Ambyar Buat Bumikan Pancasila*

Presiden Joko Widodo memberikan _presidential lecture_ tentang internalisasi dan pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 3 Desember 2019. Dalam arahannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya kepemimpinan di setiap kementerian, lembaga, hingga negara untuk memegang teguh ideologi Pancasila.

"Tidak mungkin negara sebesar Indonesia ini bisa kokoh bersatu seperti ini kalau ideologinya berbeda-beda, mau ke mana kita?" kata Presiden.

Oleh sebab itu, Kepala Negara mengajak agar semua pihak menampakkan rasa ideologi Pancasila dalam produk-produk kebijakan, produk-produk regulasi, hingga produk-produk perundangan. Sebagai contoh, Presiden menyebutkan program Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan, hingga BBM satu harga.

"Saya berikan contoh urusan yang misalnya berkaitan dengan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, PKH, itu ada ideologinya? Tanya ke saya saja, ada. Lihat lebih dalam lagi ada apa di situ? Peri kemanusiaan ada di situ," jelasnya.

"BBM satu harga ada ideloginya di situ? Ada, saya pastikan ada. Keadilan sosial ada di situ. Infrastruktur, jangan dilihat tidak ada ideologinya. Orang hanya melihat urusan ekonominya, tidak. Ini adalah mempersatukan, di situ ada persatuannya," imbuhnya.

Namun yang lebih penting saat ini, menurut Kepala Negara, adalah membumikan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila itu sendiri, terutama kepada anak-anak muda. Menurutnya, dari seluruh penduduk Indonesia saat ini, 48 persennya atau 129 juta merupakan generasi muda.

"Nilai-nilai ini ditransfer ke siapa? Kita melihat struktur demografi kita ke siapa? Anak-anak muda kita, yang mau kita kejar ini. Karena ke depan 129 juta anak-anak muda, itu hampir 48 persen, kalau tidak mengerti masalah ideologi, enggak ngerti masalah Pancasila berbahaya negara ini," paparnya.

Presiden menjelaskan, agar Pancasila itu bisa diterima dengan mudah oleh anak-anak muda, maka jajarannya harus memahami karakteristik anak-anak muda sekarang. Mulai dari medium komunikasi yang digunakan, tokoh yang mereka ikuti, hingga hal yang menjadi kesukaan anak-anak muda.

"Hati-hati di sini, ini zaman sudah berubah, hati-hati. Oleh sebab itu, BPIP juga harus melihat secara detail ini agar penyebarannya lebih cepat lagi, lebih kuat lagi," ungkapnya.

Secara lebih detail, Presiden menyebutkan media komunikasi anak-anak muda sekarang sangat beragam, mulai dari aplikasi WhatsApp, Telegram, Line, hingga Kakao Talk. Selain itu, layanan video seperti YouTube, Netflix, hingga Iflix dan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, hingga Snapchat juga kerap digunakan anak-anak muda.

"Ideologi Pancasila pun sekarang ini memang harus kita sebarkan, kita banjiri narasi-narasi besarnya lewat barang-barang ini kalau kita tidak ingin keduluan oleh ideologi lain yang menggunakan barang-barang yang tadi saya sebut, hati-hati," jelasnya.

Selain memahami medium yang tepat, Presiden juga menggarisbawahi soal hal yang disukai oleh anak-anak muda. Berdasarkan data survei yang diterima Presiden, menurutnya ada tiga hal yang sangat disukai anak-anak muda, yaitu olahraga, musik, dan film.

"Enggak apa-apa, kita nebeng Didi Kempot enggak apa-apa. Titip sama _sad boy_ dan _sad girl_ enggak apa-apa, di sahabat ambyar enggak apa-apa. Titipkan satu lirik di 'Pamer Bojo' enggak apa-apa. Ini media-media memang disukai anak-anak muda kita. Musik itu nomor 2 setelah olahraga," tambahnya.

Untuk itu, Presiden mengimbau jajarannya agar mampu melihat potensi-potensi yang ada untuk membumikan Pancasila kepada generasi muda. Menurutnya, saat ini _content creator_, Youtubers, selebgram, vlogger, dan selebtwit merupakan pihak-pihak yang memiliki peranan penting dalam penyebaran informasi.

"Hati-hati ini paling cepat lewat mereka-mereka ini. Media-media inilah yang akan mempercepat dalam kita membumikan Pancasila," tandasnya.

Turut hadir dalam acara ini, antara lain Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri, dan jajaran Kabinet Indonesia Maju.


LEDAKAN DI MONAS BERASAL DARI GRANAT NANAS

TELAH TERJADI LEDAKAN DI DALAM TAMAN MONAS SEBERANG KANTOR KEMENTERIAN DALAM NEGERI

Selamat Pagi Komandan
Ijin melaporkan : Hari Selasa 03 Desember 2019 pkl 07.05 wib telah terjadi Ledakan didalam taman monas seberang kantor Kementerian dalam negeri.

TKP
Didalam Area Monas Utara (Sebrang Kantor Kementerian Dalam Negeri) Gambir Jakpus

KORBAN
1. Serma Fajar
2. Praka Gunawan

SAKSI
- Aso Sumantri, Garut 05 Maret 1982 , Laki-laki, Islam, alamat Kampung Bojong Rt 2/2 Kel. Neglasari Garut (Petugas UPK Monas)

KRONOLOGIS
- Menurut keterangan saksi sedang melakukan pembesihan di area taman terdengar ledakan yg cukup keras di TKP, dan pada saat terjadi ledakan anggota TNI sedang melakukan olah raga, saksi melihat korban sdh tergelatak di TKP

TINDAKAN KEPOLISIAN
- Piket Fungsi mendatangi TKP
- Mendata/mencari saksi
- Mengamankan Lokasi
- Membuat Lapga

CATATAN
- Saat ini sedang dilakukan pendalaman lebih lanjut perihal kejadian tersebut oleh team Gegana dan Team Identifikasi Polda Metro Jaya serta Polres Jakpus.

- Saat ini kedua korban tersebut sudah dibawa ke RSPAD untuk penanganan lebih lanjut

DUMM